Peranan ilmu pengetahuan menjadi sangat menentukan terhadap
kehidupan manusia, baik individual maupun sosial. Hubungan antara ilmu
dan filsafat mengandung arti bahwa filsafat dewasa ini tidak
dapat berkembang dengan baik jika terpisah dari ilmu. Ilmu tidak dapat
tumbuh dengan baik tanpa kritik dari filsafat. Dengan mengutip ungkapan
dari Michael Whiteman (dalam Koento Wibisono dkk.1997), bahwa ilmu
kealaman persoalannya dianggap bersifat ilmiah karena terlibat dengan
persoalan-persoalan filsafat sehingga memisahkan satu dari yang lain
tidak mungkin. Sebaliknya, banyak persoalan filsafat sekarang sangat
memerlukan landasan pengetahuan ilmiah supaya argumentasinya tidak
salah.
Untuk melihat hubungan
antara filsafat dan ilmu, ada baiknya kita lihat pada perbandingan
antara ilmu dengan filsafat dalam bagan di bawah ini, (disarikan dari
Drs. Agraha Suhandi, 1992)
|
Ilmu
|
Filsafat
|
| Segi-segi yang dipelajari dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti | Mencoba merumuskan pertanyaan atas jawaban. Mencari prinsip-prinsip umum, tidak membatasi segi pandangannya bahkan cenderung memandang segala sesuatu secara umum dan keseluruhan |
| Obyek penelitian yang terbatas | Keseluruhan yang ada |
| Tidak menilai obyek dari suatu sistem nilai tertentu. | Menilai obyek renungan dengan suatu makna, misalkan: religi, kesusilaan, keadilan dsb. |
| Bertugas memberikan jawaban | Bertugas mengintegrasikan ilmu-ilmu |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar