Sabtu, 10 Desember 2016

Pendidikan Transformatif



 

Dalam kehidupan Manusia masalah pendidikan sangat vital dan urgen untuk sebuah perdaban. Jadi pendidikan harus dinamis dan transformatif dalam rangka  menuju masa depan kehidupan manusia yang lebih baik. Pendidikan transformatif adalah sebuah pendidikan yang tardisional menuju pendidikan yang moderen. Jadi pendidikan seperti ini akan selalu efektif dalam keadaan apapun.
Pendidikan transformatif sangat penting karna dilihat dari hegemoni dunia yang makin keras maka upaya pendidikan ini semestinya diimplementasikan disetiap lembaga pendidikan yang ada. Maka pendidikan akan sangat efektif dan outputpun akan cukup berkualitas untuk menjalankan peran kehidupan di masa mendatang. Namun salah satu conto di indonesia saat ini kita dapat melihat perubahn signifikan pada segi pendidikan tapi belum sepenuhnya dapat di katakan transformatif. Karna ada hal-hal yang belum dapat diselesaikan contoh, yaitu fasilitas yang belum memadai seperti yanga ada di negara-negara lain. Ini hanya sebagian saja atau bisa di katakan pelayan masyarakat yang belum merata.
Selanjutnya dari Rencana Strategis Departemen Pendidikan Nasional (2004).[1]dirumuskan tentang tujuan pendidikan transformatif yaitu melahirkan insan cerdas komprehensif dan kompetitif. Cerdas komprehensif yaitu :
Cerdas Spiritual (Olah Hati) : beraktualisasi diri melalui olah hati/kalbu untuk menumbuhkan dan memperkuat keimanan, ketakwaan dan akhlak mulia termasuk budi pekerti luhur dan kepribadian unggul.
Cerdas Emosional (Olah Rasa) : beraktualisasi diri melalui olah rasa untuk meningkatkan sensitivitas dan apresiasivitas akan kehalusan dan keindahan seni dan budaya, serta kompetensi untuk mengekspresikannya.
Cerdas Sosial : beraktualisasi diri melalui interaksi sosial yang:
a.             Membina dan memupuk hubungan timbal balik Demokratis.
b.            Empatik dan simpatikmenjunjung tinggi hak asasi manusia ceria dan percaya dirimenghargai kebhinekaan dalam bermasyarakat dan bernegara; serta berwawasan kebangsaan dengan kesadaran akan hak dan kewajiban warga negara.
Cerdas Intelektual (Olah Pikir) : Beraktualisasi diri melalui olah pikir untuk memperoleh kompetensi dan kemandirian dalam ilmu pengetahuan dan teknologi; aktualisasi insan intelektual yang kritis, kreatif dan imajinatif.
Cerdas Kinestetis (Olah Raga): Beraktualisasi diri melalui olah raga untuk mewujudkan insan yang sehat, bugar, berdaya-tahan, sigap, terampil, dan trengginas; aktualisasi insan adiraga.
Kompetitif yaitu memiliki :
v    Berkepribadian unggul dan gandrung akan keunggulan
v    Bersemangat juang tinggi
v    Mandiri
v    Pantang menyerah
v    Pembangun dan pembina jejaring

Tidak ada komentar:

Posting Komentar