Senin, 26 Desember 2016
Teori Kebenaran Performatif
Filsuf yang mengusung teori ini seperti, Frank Ramsey, John Austin dan Peter Strawson. Filsuf ini mau menentang teori klasik bahwa “ benar” dan “salah” adalah ungkapan yang hanya menyatakan sesuatu (deskriptif).
Menurut teori ini, suatu pernyataan dianggap benar kalau pernyataan itu menciptakan realitas. Jadi pernyataan yang benar bukanlah pernyataan yang mengungkapkan realitas tapi justru dengan pernyataan itu terciptanya suatu realitas sebagaimana yang diungkapkan dalam pernyataan itu.
Teori ini dapat dipakai secara positif tetapi juga bisa dipakai secara negatif.
Contoh :
Secara positif orang dengan pernyataan berusaha mewujudkan apa yang dinyatakannya contoh : Saya bersumpah akan mencintaimu seumur hidupku.
Secara negatif , orang dapat terlena dengan pernyataan seakan-akan pernyataan itu sama dengan realitas yang ada. Contoh : Indonesia adalah negara hukum, pemimpin adalah orang yang pancasilais. Padahal apa yang dinyatakan belum dengan sendirinya menjadi realitas.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar