matahari, adalah simbol kesetiaan. Dia menyinari bumi sudah sejak bertriliyun tahun yang
lalu, dan sampai sekarang dia tidak pernah menghentikan sinarnya, terus dan
terus memberikan kehidupan, walaupun makhluk bumi terkadang menyalahkan
matahari yang terus bersinar dengan terang.
Matahari, adalah simbol cinta. Kau tahu, matahari selalu menjaga kita, makhluk bumi, dari
jauh. Karena kalau dia terlalu dekat, mungkin dia akan membakar kita, membuat
kita tak nyaman, tapi jika dia terlalu jauh, kita juga akan kedinginan. Maka,
matahari cukup menjaga kita dari jauh, mendekat apabila dibutuhkan, dan menjauh
apabila kita merasa terlalu panas. Simple…karena bagi matahari, cinta bukan
hanya soal dekat dan mendekati, tapi juga menjauh, menjaga dari jauh.
Matahari, adalah simbol kekuatan. Amanah dariNya hanya satu, meyinari tata surya sampai tiba
batas waktu yang telah ditentukan. Maka amanah yang hanya satu dia jalankan,
terbit dari timur dan tenggelam dari barat. Pernahkah dia berhenti dari
amanahnya? Tiba-tiba dunia merasa gelap gulita karena dia lelah bersinar?
Dia,matahari, sumber inspirasiku, bagaimana kita yang juga mempunyai amanah di
dunia ini hanya satu, beribadah kepadaNya.
Matahari, adalah simbol keikhlasan. Sadarkah, jika selama ini kita banyak sekali mengeluh dan
mengejek matahari. Bilang kalau sinarnya terlalu panas lah, berharap dia pergi
selama beberapa waktu karena merindukan hujan lah, apapun itu, khas anak
manusia yang tak pernah puas dan bersyukur. Matahari, dengan gagahnya tetap
begitu adanya, ikhlas menerangi walau kadang tidak diharapkan.
Matahari, adalah awal. Ya…awal dari semangat yang baru, kehidupan yang berkah,
dan hari yang indah. Setiap bangun pagi, mendengar kicau burung dan kokok ayam,
sinar matahari yang menerobos masuk lewat jendela kamar tidur, itu membuat
suasana hati lebih gempita. Padahal, tidak akan ada rencana spesial di hari
itu, hanya memulai pagi yang sederhana dengan ucapan yang sederhana,
“alhamdulillah”. Tapi melihat sinarnya yang anggun masuk ke kamar, bagiku itu
adalah sebuah awal, awal yang baik untuk memulai hari yang baik, menciptakan
kebahagiaanku sendiri di hari itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar