Para
pakar telah berselisih pendapat dalam hal fungsi bahasa. Aliran filsafat bahasa
dan psikolinguistik melihat fungsi bahasa sebagai sarana untuk menyampaikan
pikiran, perasaan, dan emosi, sedangakn aliran sosilinguistik berpendapat bahwa
fungsi bahasa adalah sarana untuk perubahan masyarakat.
Walaupun
tampak perbedaan, namun secara umum dapat dinyatakan bahwa bahasapada dasarnya
merupakan pernyataan pikiran atau perasaan sebagai alat komunikasi manusia.
Sebagai pernyataan pikiran atau perasaan san alat komunikasi manusia, bahasa
mempunyai tiga fungsi pokok, yaitu fungsi ekspresif atau emotif, fungsi afektif
atau praktis, dan fungsi sibolik dan logik. Ketiga fungsi ini diuraikan sebagai
berikut;
a.
Fungsi ekspresif atau emotif
tampak pada pencurahan rasa takut serta takjub yang dilakukan serta-merta pada
pemujaan-pemujaan, demikian juga pencurahan seni suara maupun seni sastra
b.
Fungsi afektif atau praktis
tampak jelas untuk menimbulkan efek psikologis terhadap orang lain dan sebagai
akibatnya mempengaruhi tindakan-tindakan mereka kearah kegiatan atau sikap
tertentu yang diingkan.
c.
Fungsi simbolik dipandang dlam
artian yang luas, meliputi fungsi logik dan komunikatif, karena arti itu
dinyatakan dalam simbol bukan hanya untuk menyatakan fakta saja, melainkan juga
untuk menyampaikan kepada orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar