Senin, 19 Desember 2016

Sejarah filsafat ilmu



Zaman prasejarah. Zaman prasejarah sering juga disebut zaman batu tua atau manusia purba. Pada zaman ini manusia telah mampu menciptakan konsep tentang alat sebagai perkakas untuk keperluan kehidupan manusia hal ini menunjukkan telah ada pemikiran menuju arah ilmu pengetahuan pada masa ini manusia. Kemudian masa ini mereka sudah mampu memelihara tanaman dan hewan liar hingga menjadi hewan dan tanaman yang kualitasnya sesuai serta memenuhi kebutuhan manusia.
Zaman sejarah. Zaman sejarah disebut juga dengan zaman batu muda atau zaman peradaban dan pertanian. Pada masa ini manusia telah mempunyai kemampuan manulis, membaca dan menghitung sehingga setiap peristiwa dapat dicatat dan dapat memperkecil kesalahan. Di zaman ini telah dapat memasyarakatan pengetahuan secara luas walaupun disampaikan lisan. Kemajuan pengetahuan terlihat pesat dengan bukti lahirnya kerajaan-kerajaan besar seperti Mesir, Babilonia, dan juga kerajaan-kerajaan lain yang lahir di India dan Cina.
Zaman logam. Zaman logam ini masuk kategori kebudayaan klasik. Pada masa ini perkembangan ilmu lebih pesat lagi, yaitu ditemukannya logam yang diolah sedemikian rupa menjadi sebuah perhiasan yang mahal dan indah. Kemampuan yang tinggi, kemudia dipakai untuk hal-hal diabadikan dalam bentuk patung yang sekarang masih tersimpan dalam museum, bernilai artistik tinggi.
Filsafat ilmu pada masa islam. Ilmu pengetahuan dan teknologi lahir dari kandungan islam yaitu menemukan metode ilmiah menjadi kunci rahasia pembuka rahasia alam yang jadi perintis modernisasi eropa dan amerika. Filsafat ilmu pada abad kegelapan, pada masa ini bangsa romawi lebih sibuk dengan masalah-masalah keagamaan yang terus mempelajari dosa dan bagaimana cara menghapuskannya. Bangsa romawi pada masa ini tidak memperhatikan soal pengetahuan dan soal duniawi sehingga kerajaan romawi runtuh maka masa ini dikenal sebagai masa kegelapan.
Filsafat ilmu pada abad ke 18 dan 19. Pada masa ini kecepatan perkembangan ilmu pengetahuan pada abad-abad berikutnya sangat menakjubkan, ilmu pengetahuan empiris makin mendominasi ilmu pengetahuan. Penemuan-penemuan pada akhir abad 18 di dominasi oleh pengetahuan di bidang fisika.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar