Senin, 26 Desember 2016
Teori Pragmatis tentang Kebenaran
Teori ini dikembangkan dan dianut oleh filsuf pragmatis Amerika, Charles S. Peirce dan William James. Bagi kaum pragmatis kebenaran sama artinya dengan kegunaan. Ide yang benar adalah ide yang paling mampu memungkinkan seseorang- berdasarkan ide itu – melakukan sesuatu secara paling berhasil dan tepat guna.
Kebenaran yang terutama ditekankan oleh kaum pragmatis adalah kebenaran yang menyangkut “pengetahuan bagaimana” (know how). Ide yang benar adalah ide yang memungkinkan kita berhasil memperbaiki dan menciptakan sesuatu. Bagi kaum pragmatis yang penting bukanlah benar tidaknya suatu ide secara abstrak.melainkan sejauh mana kita dapat memecahkan persoalan-persoalan praktis yang muncul dalam kehidupan kita dan kehidupan masyarakat sehari-hari. Semakin berguna sebuah ide untuk memecahkan persoalan praktis, maka ide itu akan dianggap laing benar.
Williams James menolak memisahkan kebenaran dari nilai moral. Kebenaran merupakan sebuah nilai moral karena dengan kebenaran manusia sampai pada sesuatu. Dengan kebenaran, manusia dibantu untuk melakukan sesuatu secara berhasil. Dia menolak kebenaran rasionalistis dengan yang hanya memberi definisi abstrak tanpa punya reklevansi bagi kehidupan praktis.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar