Senin, 26 Desember 2016

Filosofi Air



Air mudah kembali Normal setelah mendapat guncangan

Apa pembelajarannya?

Kita bisa mengambil contoh saat kita melemparkan sebuah batu kedalam air lalu membandingkannya saat kita melempar batu pada tumpukan pasir. apa yang terjadi?
Air walaupun menerima hantaman batu sekeras apapun tekanan sehebat apapun, dia hanya akan bergelombang, memercikan air, serta beriak hanya untuk beberapa saat. tak lama kemudian batu yang kita lemparkanpun hilang entah kemana dan kita tidak bisa melihat tepat berada dimana batu tersebut. lalu permukaan airpun akan kembali normal, datar dan tenang.
Lalu apa yang terjadi saat kita melempar pada sebuah tumpukan pasir. Pasir akan mengalami bekas bongkahan atau coak yang tertinggal akibat hantaman keras batu yang kita lemparkan. sebagian lagi berhamparan dan berserakan tak beraturan.
Manusia juga dalam kehidupan sehari-hari seringkali mengalami yang namanya tekanan, cacian,  makian, hinaan, dan di dzolimi entah dari siapapun, yang kalau kemudian malah itu membentuk coak dalam diri kita, maka kita akan terus merasakan sakit itu dalam jangka waktu yang lama. maka kita bisa menggunakan sifat air dengan cara memaafkan dan ikhlas. karena dengan memaafkan secara tidak langsung kita akan kembali menghilangkan coak tersebut dengan menganggap tidak terjadi sesuatu serta melupakanya, yang justru hal tersebut akan membantu kita untuk melihat kehidupan ini lebih mudah dan indah serta menjaga pikiran kita tetap positif. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar